Pengacara Di Tembak Mati Di Siang Bolong, Belanda menuju Negara Narkoba ?


Pengacara Di Tembak Mati Di Siang Bolong, Belanda menuju Negara Narkoba ?

Kita bukan Meksiko, disana pembunuhan terkait narkoba bisa mencapai 14.400 jiwa. namun kalo lihat inftra strukturnya jumlah uang yang dikelola organisasi kriminal besar sekali dan ini ekonomi pararel, jelas ini negara narkoba. Derk Wiersun 44 tahun ayah dari dua anak ini  ditembak mati didepan istrinya didepan halaman rumahnya di Amsterdam bulan September 2019.

Derk Wiersun adalah pengacara untuk saksi kunci, Nabil Bakkali yang bekerja sama dengan penegak hukum untuk menangkap dua orang penjahat yang paling dicari Belanda. Penembakkan terjadi di siang bolong  diperumahan pinggiran kota dan ini dianggap sebagi penyerangan terhadap warga sipil dan  demikrasi dan penegak hukum.

beberapa kejadian dalam bebearapa tahun ini seperti tanda-tanda jelas.kata upenulis Woulter Loumans yang buku larisnya ujar Mocro mafia. bercerita tentang generasi Kriminal baru di Amsnsterdam.


Mocro mafia itu adalah bahasa anak jalanan anak moroko asal mereka memanggil satu sama lain. selain itu penulis terkenal Roberto Salviano percaya bahwa masalah Amsterdam lebih buruk dari pada yang diduga. ada klan dari seluruh dunia karena belanda itu daerah transit yang penting siapapun yang mengendalikan Belanda maka mereka mengendalikan perdagangan Narkoba  global, jelas kepada Koran Volkskrant.

Peredaran uang di pasar gelap eropa mencapai miliaran Euro, narkoba sintetis di perdagangkan di jalanan belanda mencapai 18, 9 milliar euro (Rp 295 trilliun) tahun 2017. Belanda kini dianggap sebagai produsen utama narkoba sintesis di dunia seperti  MDMA, LSD, Amphethamine, GHB dan Crystal Meth.

Kartel Narkoba memasarkan barangnya melalui Afrika Barat dari sana dibawa ke utara melalui jalur Maroko, banyak orang Maroko yang bermigrasi ke Belanda,dan hububngan keluarga serta rute migrasi bisa digunakan untuk ini. diduga ini cara yanng digunakkan Ridouan Taghi membangun kejayaanya.

Ia mewarisi dan mengambil jalur ini dengan memasukkan kokain yang dengan cepat mendatangkan uang dan kekerasan- menggantikan ganja. para pemimpin geng beroperasi secara internasional, tapi secara domestik polisi melihat mereka menyewa pembunuh bayaran yang kini semakin muda usianya. polisi paham ini, tapi tidak punya cara dalam intervensi, kata Jan Struijs.

Ekonomi Belanda memang tidak tergantung dari  industri narkoba tetapi industri ini memperlihatkan pengaruh mereka ke  masyarakat luas. anggaran dipotong karena penghematan selain itu program pembinaan anak muda ditiadakan, maka anak muda tidak dapat kami awasi lagi. tiba tiba saja mereka melakukan likuidasi, memang kami tidak menemukan Mayat dengan kepala digantung di jembatan, tapi ada korupsi di pelabuhan, ada pembunuhan pengacara, ancaman kepada wartawan dan ini ciri-ciri ringan negara narkoba kata Woulter Loumans. 

Popular Posts