Trump, Macron, Erdogan adu mulut dalam KTT NATO


Trump, Macron, Erdogan adu mulut dalam KTT NATO


Beberapa pekan sebelum KTT NATO berlangsung, Macron menganggap bahwa pakta pertahanan negara di Atlantic Utara itu tak lagi mampu melindungi keamanan dan kedaulatan.
Trump mengatakan itu sangat menghina, tidak ada yang membutuhkan Nato lebih dari mereka (Prancis).

Sekjen Nato Jens Stoltenberg merespon pernyataan Macron tersebut, seharusnya antar negara sekutu tidak boleh mempertanyaakan kesatuan dan kemauan politik untuk berdiri bersama dan saling membela.

Trump membela pernyataan stoltenberg itu dengan mengklaim bahwa anggota Nato telah meningkatkan pengeluaran pertahanan secara besar besaran hal itu terjadi berkat AS selama ini.
dalam pertemuan pemimpin negara Nato, Macron menuding Turki bekerja sama dengan ISIS di Suriah dan juga Macron mengatakan Turki telah menyerang milisi kurdi di utara Suriah, dimana kurdi merupakan sekutu koalisi AS yang membantu perang dengan ISIS.

Musuh bersama saat ini adalah kelompok teroris, seperti yang kami sebutkan dan saya meminta maaf untuk mengatakan bahwa kita tidak memiliki defenisi yang sama tentang terorisme dalam pertemuan ini, ujar Macron. Pernyataan diutarakan Macron setelah Erdogan mendesak NATO untuk memasukkan milisi Kurdi sebagai kelompok teroris. Erdogan mengatakan tidak akan membantu NATO dalam meningkatkan pertahanan negara Baltik seperti Polandiam Estonia, Lithuania, Latvia terhadap ancaman Rusia.




Popular Posts